Membuat Last Updated di Blogger: Optimasi Schema dateModified untuk SEO

Terakhir di Update December 31, 2025

Pernah ngerasa artikel lama kamu yang udah di-update masih keliatan kayak konten basi di Google?

Padahal isinya udah kamu revisi total, tambahin info terbaru, dan praktis jadi artikel baru. Tapi di mata user dan Google, tanggalnya masih nunjukin tahun 2022.

Ini masalah klasik di Blogger yang sering bikin bingung. Tema default Blogger cuma nampilin Published Date (tanggal posting pertama kali), meskipun udah berkali-kali klik tombol Update.

Akibatnya? Content freshness artikel kamu ngga terdeteksi sama algoritma Google. Padahal ini salah satu faktor ranking yang cukup berpengaruh, terutama untuk topik yang dinamis seperti tutorial, tekno, blogging atau berita.

Membuat Last Updated di Blogger: Optimasi Schema dateModified untuk SEO
Dec 31, 2025
6 min read
0 Views
0 Komentar

Pernah ngerasa artikel lama kamu yang udah di-update masih keliatan kayak konten basi di Google?

Padahal isinya udah kamu revisi total, tambahin info terbaru, dan praktis jadi artikel baru. Tapi di mata user dan Google, tanggalnya masih nunjukin tahun 2022.

Ini masalah klasik di Blogger yang sering bikin bingung. Tema default Blogger cuma nampilin Published Date (tanggal posting pertama kali), meskipun udah berkali-kali klik tombol Update.

Akibatnya? Content freshness artikel kamu ngga terdeteksi sama algoritma Google. Padahal ini salah satu faktor ranking yang cukup berpengaruh, terutama untuk topik yang dinamis seperti tutorial, tekno, blogging atau berita.

Di platform modern seperti WordPress, Blogger atau bahkan Hugo, fitur Last Updated udah jadi standar. Nah, di artikel ini kita akan bahas cara nampilin fitur tersebut di Blogger, lengkap dengan optimasi schema JSON-LD yang valid.

Daftar Isi

Kenapa Last Updated Penting untuk SEO?

Google punya mekanisme yang namanya Query Deserves Freshness (QDF). Singkatnya, buat query tertentu, Google lebih prioritasin konten yang fresh atau baru diupdate.

Contoh query yang butuh freshness:

  • Tutorial cara install Windows 11
  • Harga iPhone terbaru
  • Setting WhatsApp 2025

Kalau artikelmu tentang topik seperti itu tapi tanggalnya masih nunjukin 2021, pengunjung cenderung skip. Dan Google juga bisa bikin ranking artikel turun karena dianggap outdated.

Tapi ada catch-nya: Cuma ngubah tanggal published aja SALAH BESAR. Ini bisa dianggap manipulasi dan malah bikin trust turun.

Solusi yang benar: Tampilkan KEDUA tanggal published date (tanggal asli) dan last updated (tanggal revisi terakhir) dengan schema yang valid.

Logika Dasar: Published vs Updated di Blogger

Blogger sebenarnya nyimpen dua jenis data waktu di database-nya:

  1. data:post.date → Tanggal pertama kali artikel dipublish
  2. data:post.lastUpdated → Tanggal terakhir kali tombol “Update” dipencet

Yang perlu kita lakukan adalah bikin logika kondisional sederhana:

Kalau tanggal update BEDA sama tanggal publish, tampilkan label Last Updated. Kalau sama, cukup tampilin Published.

Simple, kan? Sekarang kita tinggal implementasi di kode XML.

Tampilkan Last Updated di UI (Visual)

Pertama, kita munculin tanggalnya di bawah judul artikel supaya pembaca tahu konten ini masih relevan.

Langkah-langkahnya:

  1. Buka dashboard Blogger → ThemeEdit HTML

blogger edit html menu
Tampilan Blogger ketika EDIT HTML

  1. Tekan Ctrl+F, cari kode <data:post.date/> atau class post-meta (biasanya ada di dalam widget Blog1)

Blogger search post date

Cari kode <data:post.date/>
  1. Ganti atau tambahin kode berikut:
<div class='meta-date'>
  <b:if cond='data:post.lastUpdated != data:post.date'>
    <span class='updated-date'>
      <svg class='icon' width='16' height='16' viewBox='0 0 24 24' fill='none' stroke='currentColor'>
        <path d='M12 2v20M17 5H9.5a3.5 3.5 0 0 0 0 7h5a3.5 3.5 0 0 1 0 7H6'/>
      </svg>
      Last Updated: <data:post.lastUpdated/>
    </span>
  <b:else/>
    <span class='published-date'>
      <svg class='icon' width='16' height='16' viewBox='0 0 24 24' fill='none' stroke='currentColor'>
        <rect x='3' y='4' width='18' height='18' rx='2' ry='2'/>
        <line x1='16' y1='2' x2='16' y2='6'/>
        <line x1='8' y1='2' x2='8' y2='6'/>
        <line x1='3' y1='10' x2='21' y2='10'/>
      </svg>
      Published: <data:post.date/>
    </span>
  </b:if>
</div>

Penjelasan kode:

  • <b:if cond='...'> adalah conditional tag Blogger
  • Kondisinya: “Tanggal updated-nya sama atau ngga dengan tanggal published?”
  • Kalau YA (ada update) → tampilkan “Last Updated”
  • Kalau TIDAK (belum pernah diupdate) → tampilkan “Published”

Icon SVG bisa kamu sesuaikan atau hapus kalau ga butuh.

Menerapkan Schema JSON-LD (untuk Google Bot)

Ini bagian PALING PENTING untuk SEO. Tampilan visual aja ga cukup, kita harus ngasih tau Google Bot dengan struktur data yang valid.

Cari kode application/ld+json di tema kamu (biasanya ada di bagian <head> atau sebelum </head>). Kalau belum ada, kamu perlu tambahin sendiri.

lokasi JSON-LD di template Blogger

Lokasi JSON-LD di template Blogger
<b:if cond='data:view.isPost'>
<script type='application/ld+json'>
{
  "@context": "https://schema.org",
  "@type": "BlogPosting",
  "headline": "<data:post.title/>",
  "description": "<data:post.snippets.short/>",
  "image": {
    "@type": "ImageObject",
    "url": "<data:post.firstImageUrl/>",
    "width": 1200,
    "height": 630
  },
  "author": {
    "@type": "Person",
    "name": "<data:post.author.name/>"
  },
  "publisher": {
    "@type": "Organization",
    "name": "Deuxly",
    "logo": {
      "@type": "ImageObject",
      "url": "https://deuxly.id/logo.png"
    }
  },
  "datePublished": "<data:post.date.iso8601/>",
  "dateModified": "<data:post.lastUpdated.iso8601/>",
  "mainEntityOfPage": {
    "@type": "WebPage",
    "@id": "<data:post.url/>"
  }
}
</script>
</b:if>

Poin penting di sini:

  1. datePublished → Tanggal asli posting (wajib ada)
  2. dateModified → Tanggal terakhir update (INI yang bikin content freshness terdeteksi!)
  3. .iso8601 → Format waktu standar yang dipahami Google (contoh: 2025-12-31T12:00:00+07:00)

Tanpa .iso8601, Google bisa gagal parse tanggalnya dan schema kamu dianggap invalid.

Styling CSS agar Lebih Menarik

Supaya tampilannya ga norak dan lebih profesional, kasih styling sederhana:

.meta-date {
  display: flex;
  align-items: center;
  gap: 8px;
  margin: 10px 0;
  font-size: 0.9rem;
}

.updated-date {
  color: #27ae60;
  font-weight: 600;
  display: inline-flex;
  align-items: center;
  gap: 5px;
  padding: 4px 10px;
  background: rgba(39, 174, 96, 0.1);
  border-radius: 4px;
}

.published-date {
  color: #7f8c8d;
  font-weight: 500;
  display: inline-flex;
  align-items: center;
  gap: 5px;
}

.meta-date .icon {
  width: 16px;
  height: 16px;
}

Warna hijau (#27ae60) kasih kesan fresh dan up to date. Kamu bisa sesuaiin dengan color templatemu.

Testing & Validasi Schema

Setelah semua kode dipasang, WAJIB test apakah schema-nya valid:

  1. Buka Google Rich Results Test
  2. Paste URL artikel kamu
  3. Klik “Test URL”
  4. Cek bagian “Detected structured data types” → harus ada BlogPosting
  5. Pastikan datePublished dan dateModified muncul dengan format yang benar

Kalau ada error, biasanya karena:

  • Salah format tanggal (lupa .iso8601)
  • Missing field wajib (headline, image, author, dll)
  • Syntax JSON salah (koma terakhir, kurung ga nutup, dll)

Tips Optimasi Tambahan

Update Artikel Lama Secara Berkala

Setelah fitur ini aktif, manfaatin! Cari artikel lama yang masih relevan, update isinya dengan:

  • Info terbaru
  • Screenshot baru
  • Data tahun ini
  • Link ke artikel terkait yang lebih baru

Terus klik “Update”. Google akan detect perubahan dateModified dan nge-crawl ulang artikel kamu.

Jangan Fake Update

JANGAN cuma ubah spasi atau titik doang buat trigger tanggal update. Google bisa detect ini sebagai thin content update dan malah biki ranking di google turun.

Update yang proper minimal:

  • Revisi 1-2 paragraf dengan info baru
  • Tambahin 200-300 kata konten fresh
  • Update screenshot/gambar
  • Fix broken links

Kombinasikan dengan Internal Linking

Setelah update artikel lama, link ke artikel tersebut dari artikel barumu. Ini ngasih sinyal ke Google kalau konten tersebut masih aktif dan relevan dalam topik artikelmu.

Troubleshooting: Last Updated Ga Muncul?

Problem 1: Tanggal updated sama dengan published

Solusi: Coba edit artikel (ubah sesuatu yang minor), terus klik “Update”. Tunggu beberapa menit, refresh halaman.

Problem 2: Conditional tag ga jalan

Cek apakah kamu taruh kode di dalam <b:includable id='post' var='post'>. Kalau di luar widget Blog1, variable data:post ga bisa diakses.

Problem 3: Schema ga kedetect di Google

  • Clear cache Blogger: Settings → Search preferences → Enable custom robots.txt
  • Request indexing via Google Search Console
  • Tunggu 1-2 hari untuk crawl ulang

Kesimpulan

Menambahkan fitur Last Updated di Blogger bukan cuma soal estetika UI. Ini adalah strategi Technical SEO yang solid untuk:

✅ Kasih sinyal content freshness ke Google
✅ Meningkatkan CTR dari SERP (user lebih percaya konten yang fresh)
✅ Maintain ranking artikel lama dengan update berkala
✅ Comply dengan best practice structured data

Jangan biarin artikel tutorial 2020 kamu tenggelam cuma karena tanggalnya ga diupdate, padahal isinya masih sangat relevan di 2025.

Kalau kamu konsisten update konten dan memakai fitur ini dengan benar, Google akan lebih care sama blog kamu. Content fresh itu sinyal ranking yang underrated tapi efeknya real.

Selamat mencoba! 🚀

0
Membuat Last Updated di Blogger: Optimasi Schema dateModified untuk SEO
Membuat Last Updated di Blogger: Optimasi Schema dateModified untuk SEO

Pernah ngerasa artikel lama kamu yang udah di-update masih keliatan kayak konten basi di Google? …

Bagikan Artikel Deuxly ke:
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Komentar (0)

Paste kode HTML/Script di sini untuk di-parse (Encode).
Membalas: ...
Guest
Support Markdown
Memuat komentar...