5 Cara Riset Keyword Gratis Tanpa Tools

Terakhir di Update December 31, 2025

Bingung cari cara riset keyword gratis yang benar-benar unlimited? Sama, aku juga pernah, malahan pas artikel ini keluar. Pas lagi searching alat bantu buat blog baru ini, kebanyakan yang muncul malah tools berbayar mahal. Ada sih yang kasih trial, tapi kuotanya dibatasi cuma 10 kali sehari. Cukup? Engga, Akhirnya setelah ngulik lama di Google, aku nemu metode ampuh riset keyword tanpa bayar sepeser pun.

Daftar Isi

Kenapa Blog Baru Tidak Butuh Ahrefs Premium?

Sebenarnya, tools sultan kayak Ahrefs atau Semrush itu didesain buat perusahaan gede atau agensi yang mainnya di level tinggi. Buat kita yang blognya baru dan umur domain di bawah 6 bulan, data dari tools premium itu kadang malah bisa menjebak.

5 Cara Riset Keyword Gratis Tanpa Tools
Dec 15, 2025
7 min read
0 Views
0 Komentar

Bingung cari cara riset keyword gratis yang benar-benar unlimited? Sama, aku juga pernah, malahan pas artikel ini keluar. Pas lagi searching alat bantu buat blog baru ini, kebanyakan yang muncul malah tools berbayar mahal. Ada sih yang kasih trial, tapi kuotanya dibatasi cuma 10 kali sehari. Cukup? Engga, Akhirnya setelah ngulik lama di Google, aku nemu metode ampuh riset keyword tanpa bayar sepeser pun.

Daftar Isi

Kenapa Blog Baru Tidak Butuh Ahrefs Premium?

Sebenarnya, tools sultan kayak Ahrefs atau Semrush itu didesain buat perusahaan gede atau agensi yang mainnya di level tinggi. Buat kita yang blognya baru dan umur domain di bawah 6 bulan, data dari tools premium itu kadang malah bisa menjebak.

Kenapa bisa begitu? Karena blog baru belum cukup dipercaya sama google dan belum punya Domain Authority yang kuat. Kalau kamu maksain ngejar kata kunci dengan volume pencarian 10.000/bulan yang disarankan oleh tools tersebut, artikelmu kemungkinan besar bakal tenggelam di halaman paling akhir Google. Saingannya terlalu berat, bos. Sebagai contoh, lihat gambar dibawah:

Contoh Keyword Difficulty Tinggi di Ahrefs untuk Blog Baru

Kalau bikin artikel dengan Kata Kunci seperti diatas, dan blogmu masih baru, udah pasti tenggelam sama situs raksasa yang umur domain nya udah puluhan tahun.

Strategi terbaik buat blog baru adalah mengincar Long Tail Keyword. Ini adalah kata kunci yang lebih panjang, lebih spesifik, dan biasanya volumenya pencariannya terhitung kecil. Tools berbayar sering meremehkan kata kunci jenis ini atau datanya kurang akurat, padahal itulah tambang emas trafik organik buat blog baru seperti kita. Lebih baik simpan uangmu buat perpanjang domain tahun depan aja daripada beli tools premium buat riset keyword.

Manfaatkan Google Suggest

Cara pertama dan yang paling sering aku lakukan adalah bertanya langsung ke Google. Siapa yang lebih tau apa yang dicari orang selain mesin pencari itu sendiri, kan?

Data yang muncul di kolom pencarian saat kamu ketik sesuatu itu adalah data realtime berdasarkan tren pencarian terbanyak saat ini. Sayangnya, banyak blogger yang cuma ketik kata kunci utama dan langsung tekan Enter, lalu selesai. Padahal ada trik rahasia yang disebut Alphabet Soup.

Caranya gampang, sebelum mulai, pastikan kamu buka browser dalam Mode Incognito dulu biar hasil pencariannya netral dan ngga tercampur sama history pribadimu.

Coba ketik topik utamamu, spasi, dan tambahkan huruf a sampai z satu per satu. Jangan tekan Enter! Biarkan Google memberikan sarannya.

Contohnya kalau aku mau riset topik tentang Hugo:

  • Ketik: tutorial hugo a (Muncul: archetypes, assets)

  • Ketik: tutorial hugo b (Muncul: bootstrap, blog, bahasa indonesia)

  • Ketik: tutorial hugo c (Muncul: cara install, config toml)

Nah, saran-saran yang muncul di urutan paling atas itu bisa kita kategorikan sebagai kata kunci yang volumenya paling besar, paling banyak dicari dan paling sering diketik orang. Tinggal kamu catat dan jadikan judul artikel blogmu. Gratis, valid, dan nggak pake limit harian.

Kelemahan Google Suggest

Disatu sisi, cara ini juga memiliki kelemahan menurutku pribadi, kenapa? Karena data tersebut gabisa kita lihat akurat atau engga, berapa volume pencarian nya, seberapa tinggi keyword difficult nya.

Meskipun gitu, aku tetep pakai cara ini, dan masih terbukti bisa masuk page one.

Install Keyword Surfer (Gratis Seumur Hidup)

Menjawab kelemahan Google Suggest di atas, ini merupakan tools favoritku yang wajib terpasang di browser setiap blogger pemula. Namanya Keyword Surfer.

Kalau Google Suggest cuma kasih ide kata, alat ini melengkapinya dengan angka. Keyword Surfer adalah ekstensi browser (Chrome/Edge) yang memungkinkan kamu melihat Volume Pencarian dan estimasi CPC (Cost Per Click) langsung di halaman hasil pencarian Google.

Yang bikin aku jatuh cinta sama alat ini adalah simple. Kamu ngga perlu login ke website lain, ngga perlu daftar akun, dan yang terpenting: Unlimited alias tanpa batasan harian.

Cara kerjanya juga gampang:

  1. Buka Chrome Web Store, cari Keyword Surfer, dan klik Add to Chrome.

  2. Buka Google, ketik kata kuncimu.

  3. Lihat di sebelah kanan kolom pencarian, ada angka estimasi volume (biasanya bendera Indonesia 🇮🇩).

  4. Lihat juga panel di sebelah kanan layar, dia bakal kasih daftar ide kata kunci turunan beserta volumenya.

Biar ga bingung, lihat screenshot ini:

tampilan keyword surfer di google

Jadi, kamu bisa tetap pakai trik Alphabet Soup tadi, tapi sekarang matamu ngga buta lagi karena ada Keyword Surfer yang ngasih tau mana kata kunci yang volumenya 0 dan mana yang ada pencarinya. Kombinasi dua cara gratisan ini aja sebenernya udah cukup buat riset keyword setahun ke depan.

Intip People Also Ask “Orang Juga Bertanya”

Sebagian dari kita pasti pernah nyari di google, terus di halaman pencariannya ada kotak yang isinya daftar pertanyaan? Fitur itu namanya People Also Ask (PAA) atau Orang Juga Bertanya.

tampilan kotak orang bertanya juga

Banyak blogger yang sering skip bagian ini, padahal menurutku ini adalah bocoran kunci jawaban langsung dari Google. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul di situ adalah bukti nyata dari masalah yang paling sering dialami kebanyakan orang terkait topik yang sedang kamu cari.

Cara pakainya gampang. Cukup klik salah satu pertanyaan, nanti Google bakal nampilin jawaban ringkas dan loading pertanyaan baru lain di bawahnya. Semakin banyak kamu klik, semakin banyak ide yang keluar.

Ambil pertanyaan-pertanyaan tersebut dan jadikan sebagai Sub-Judul (Heading 2 atau Heading 3) di dalam artikelmu.

Misalnya, kalau aku lagi riset kata kunci Hugo Framework, di kotak PAA pasti sering muncul:

  1. Apakah Hugo gratis?

  2. Apa bedanya Hugo dan WordPress?

  3. Bagaimana cara hosting Hugo?

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu di artikelmu, Google akan menilai kontenmu sangat lengkap dan relevan. Bonusnya, artikelmu bisa berpeluang besar muncul di fitur Snippet Google yang posisinya ada di paling atas pencarian (Posisi 0). Sampai sekarang, aku sendiri belum pernah dapat Snippet Google karena emang sesusah itu, tapi kalau di bing sih lumayan sering.

Ubersuggest versi Gratisan

Kalau kamu butuh data yang lebih detail seperti tingkat kesulitan persaingan atau SEO Difficulty (SD), Ubersuggest punya Neil Patel ini bisa jadi opsi tambahan.

Meskipun versi berbayarnya mahal, Neil Patel masih berbaik hati ngasih jatah gratis harian sebanyak 3 kali pencarian per hari atau lebih, tergantung update terbarunya.

Memang terlihat sedikit, tapi buat blogger pemula yang cuma nulis satu artikel per hari, kuota 3 kali ini udah lebih dari cukup untuk riset kata kunci utama pilihanmu.

Cara pakainya juga gampang:

  1. Buka situs Ubersuggest .

  2. Masukkin kata kunci dan pilih negara Indonesian.

  3. Lihat kolom SD (SEO Difficulty).

  4. Cari yang warnanya Hijau (Easy).

tampilan riset keyword ubersuggest

Strateginya: Cari ide kasarnya pakai Google Suggest (Unlimited), cek volume pencariannya pakai Keyword Surfer, lalu validasi tingkat kesulitannya pakai Ubersuggest. Kombinasi maut!

Cek Sitemap Kompetitor

Kalau kamu lagi buntu dan kehabisan ide, cara terakhir ini adalah jalan pintas terbaik. Daripada pusing mikir “Mau buat artikel kata kunci apalagi ya”, mending kita intip apa yang ditulis sama kompetitor.

Tenang, ini bukan nyontek isi artikelnya (plagiat), tapi kita cuma mencuri ide topiknya. Caranya yaitu dengan membuka Sitemap blog tetangga yang niche artikelnya mirip denganmu.

Biasanya, sitemap blog itu bisa diakses dengan menambahkan /sitemap.xml atau /post-sitemap.xml di belakang nama domain mereka.

Contoh: domainkompetitor.com/sitemap.xml

Di sana, kamu bakal melihat daftar semua judul artikel yang pernah mereka tulis. Cari judul yang menarik dan sekiranya banyak dicari orang, tugasmu adalah membuat artikel dengan topik yang sama TAPI dengan isi yang lebih lengkap, lebih update, dan lebih rapi.

Istilah kerennya metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Kalau mereka bahas Cara Membuat Blog dengan Hugo , kamu bikin Cara Membuat Blog dengan Hugo + Solusi Errornya. Jadikan konten mereka sebagai standar dasar yang harus kamu lampaui, Jangan Salin semua artikel mereka dan langsung dipublish. Google benci Plagiat, yang ada artikelmu bakal ditendang ke halaman paling belakang.

Penutup

Riset keyword itu ngga selalu tentang siapa yang punya budget paling gede buat beli tools mahal. Justru, kreativitas kitalah yang diuji.

Dengan mengombinasikan data dari Google Suggest, People Also Ask, dan bantuan ekstensi gratis seperti Keyword Surfer, kamu udah punya senjata yang cukup untuk bersaing di halaman satu Google.

Ingat, tools mahalnya Ahrefs atau Semrush itu cuma alat bantu. Pada akhirnya, kualitas tulisan dan solusi yang kamu berikan di artikelmulah yang akan dinilai oleh pembaca.

Ngga ada alasan lagi nih karena ngga punya modal. Mulai riset keyword sekarang, dan tulis artikel SEO!

0
5 Cara Riset Keyword Gratis Tanpa Tools
5 Cara Riset Keyword Gratis Tanpa Tools

Bingung cari cara riset keyword gratis yang benar-benar unlimited? Sama, aku juga pernah, malahan …

Bagikan Artikel Deuxly ke:
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Komentar (0)

Paste kode HTML/Script di sini untuk di-parse (Encode).
Membalas: ...
Guest
Support Markdown
Memuat komentar...