Mengganti Tema Hugo Tanpa Bikin Config Error

Terakhir di Update December 31, 2025

Kalau kamu lagi cari cara ganti tema Hugo yang ngga bikin kepala pusing, kamu ada di tempat yang pas. Bosan dengan tampilan blog yang itu-itu saja memang manusiawi, tapi mengganti look di static site generator seperti Hugo tidak semudah ganti baju di WordPress. Seringkali setelah baris nama tema diubah, situs malah jadi blank atau error parah. Aku bakal tunjukin rute paling aman biar blogmu tetap jalan mulus dengan tampilan baru yang segar.

Mengganti Tema Hugo Tanpa Bikin Config Error
Dec 13, 2025
4 min read
0 Views
0 Komentar

Kalau kamu lagi cari cara ganti tema Hugo yang ngga bikin kepala pusing, kamu ada di tempat yang pas. Bosan dengan tampilan blog yang itu-itu saja memang manusiawi, tapi mengganti look di static site generator seperti Hugo tidak semudah ganti baju di WordPress. Seringkali setelah baris nama tema diubah, situs malah jadi blank atau error parah. Aku bakal tunjukin rute paling aman biar blogmu tetap jalan mulus dengan tampilan baru yang segar.

Ilustrasi Hugo Themes
Source: Github

Daftar Isi

Persiapan Sebelum Mengganti Tema Hugo

Mengutak atik struktur tema di Hugo punya risiko merusak tatanan layout yang sudah ada. Sebelum kita mulai operasi bedah plastik ini, pastikan repositori Git kamu dalam keadaan bersih. Aku sangat menyarankan kamu membuat branch terpisah khusus untuk eksperimen tema baru ini.

Dengan cara ini, kalau nanti hasilnya berantakan atau konfigurasinya sulit diperbaiki, kamu tinggal balik ke branch utama tanpa ada file yang rusak. Jalankan perintah ini di terminal favoritmu untuk mengamankan posisi.

git checkout -b ganti-tema-baru

Sekarang kita punya ruang bermain yang aman tanpa takut merusak situs yang sedang live.

Menambahkan Tema Baru ke Direktori

Banyak pemula yang salah kaprah dengan mendownload file ZIP lalu ekstrak manual ke folder themes. Cara itu bikin repot kalau nanti si pembuat tema melakukan update perbaikan bug. Metode paling elegan dan bersih adalah menggunakan Git Submodule.

Kamu hanya perlu cari URL repository GitHub dari tema incaranmu. Kita akan pull tema tersebut langsung ke dalam folder themes di projek Hugo kamu. Pastikan kamu berada di root folder projekmu saat menjalankan perintah ini.

# Format: git submodule add <url-repo-tema> themes/<nama-folder>
git submodule add https://github.com/adityatelange/hugo-PaperMod themes/PaperMod

Perintah di atas akan mendownload tema PaperMod (sebagai contoh) dan mencatatnya di file .gitmodules. Ini jauh lebih rapi karena Git akan melacak versi tema yang kamu pakai.

Menyesuaikan Konfigurasi Agar Tidak Error

Di sini letak kesalahan fatal yang sering terjadi. Orang biasanya hanya membuka file hugo.toml atau config.toml lama mereka, lalu mengubah baris theme = "tema-lama" menjadi theme = "tema-baru". Hasilnya? Pasti error atau tampilan acak-acakan.

Setiap tema punya parameter konfigurasi unik yang berbeda satu sama lain. Parameter untuk menu, sosial media, atau widget di tema lama belum tentu dikenali oleh tema baru.

Solusi terbaiknya adalah mengintip “contekan” dari si pembuat tema. Masuklah ke folder tema yang baru saja kamu download, lalu cari folder bernama exampleSite.

Struktur Folder ExampleSite

Di dalam folder tersebut ada file konfigurasi bawaan yang sudah pasti jalan. Aku sarankan kamu copy isi file konfigurasi dari exampleSite tersebut, lalu timpa atau sesuaikan dengan file hugo.toml di root folder kamu.

Jangan lupa backup isi config lamamu dulu di Notepad terpisah kalau-kalau kamu butuh menyalin ID Google Analytics atau pengaturan URL gambar.

Dengan menyalin konfigurasi bawaan tema, kamu menjamin struktur dasar situsmu kompatibel dengan logika layout tema yang baru. Setelah itu barulah kamu edit pelan-pelan judul blog, menu, dan tautan sosial medianya.

Menghapus Tema Lama dari Git

Kalau tampilan baru sudah oke, jangan biarkan file tema lama menumpuk jadi sampah digital. Kita perlu menghapus jejaknya sampai bersih agar repositori tidak bengkak. Menghapus submodule butuh urutan perintah khusus agar Git tidak bingung.

Pertama, kita deinit dulu submodulenya, lalu baru kita hapus folder fisiknya dari git record.

# Ganti 'tema-lama' dengan nama folder tema bekasmu
git submodule deinit -f themes/tema-lama
git rm -f themes/tema-lama
rm -rf .git/modules/themes/tema-lama

Sekarang projekmu bersih. Hanya ada satu tema aktif yang terpasang rapi.

Cek Hasil Perubahan di Localhost

Saatnya pembuktian. Jalankan server lokal Hugo untuk melihat apakah transisi berjalan mulus. Perhatikan terminal saat proses build berjalan. Tema baru biasanya akan melempar peringatan deprecated jika kamu pakai versi Hugo yang terlalu baru, tapi selama bukan error, itu aman.

hugo server

Buka browser dan lihat hasilnya. Jika ada gambar yang tidak muncul, biasanya karena tema baru punya aturan penyimpanan aset yang berbeda (misalnya folder static/images vs assets/img). Kamu tinggal pindahkan file gambarmu sesuai struktur yang diminta tema baru tersebut.

Sekarang blog kamu punya wajah baru yang lebih segar tanpa harus merusak konfigurasi di belakang layar. Selamat bereksperimen!

0
Mengganti Tema Hugo Tanpa Bikin Config Error
Mengganti Tema Hugo Tanpa Bikin Config Error

Kalau kamu lagi cari cara ganti tema Hugo yang ngga bikin kepala pusing, kamu ada di tempat yang …

Bagikan Artikel Deuxly ke:
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Komentar (0)

Paste kode HTML/Script di sini untuk di-parse (Encode).
Membalas: ...
Guest
Support Markdown
Memuat komentar...