Cara Mendapatkan Domain EU.ORG Cepat Di-Approve

Terakhir di Update December 31, 2025

Banyak blogger ragu berpindah ke custom domain karena takut traffic anjlok atau kehilangan posisi di Google. Padahal, faktanya justru sebaliknya. Mesin pencari cenderung lebih menyukai root domain yang unik dibandingkan subdomain panjang yang sulit dieja. Jika kamu ingin blog kamu bersaing dengan situs-situs besar di halaman pertama Google tapi terhalang dana, domain eu.org adalah senjata rahasia yang sering diabaikan. Mari kita bahas bagaimana domain gratis ini bisa menjadi fondasi SEO yang kokoh untuk mendatangkan ribuan pengunjung baru.

Cara Mendapatkan Domain EU.ORG Cepat Di-Approve
Dec 03, 2025
14 min read
0 Views
0 Komentar

Banyak blogger ragu berpindah ke custom domain karena takut traffic anjlok atau kehilangan posisi di Google. Padahal, faktanya justru sebaliknya. Mesin pencari cenderung lebih menyukai root domain yang unik dibandingkan subdomain panjang yang sulit dieja. Jika kamu ingin blog kamu bersaing dengan situs-situs besar di halaman pertama Google tapi terhalang dana, domain eu.org adalah senjata rahasia yang sering diabaikan. Mari kita bahas bagaimana domain gratis ini bisa menjadi fondasi SEO yang kokoh untuk mendatangkan ribuan pengunjung baru.

Daftar Isi

Apa Itu Domain EU.ORG dan Kenapa Layak Dipilih?

Pernah dengar tentang domain yang udah eksis sejak era awal internet, tapi masih tetap gratis hingga hari ini? Kenalan dulu dengan domain eu.org. Ini bukan pemain baru, eu.org adalah layanan pendaftaran nama domain gratis yang udah beroperasi sejak tahun 1996.

Awalnya, proyek ini dibuat cuma untuk organisasi nirlaba atau pengguna individu yang ngga punya anggaran untuk membeli domain mahal. Meskipun secara teknis berstatus subdomain, eu.org diperlakukan layaknya Top Level Domain (TLD) seperti .com atau .net di mata internet. Jadi, kamu tetap bisa punya domain yang sedikit lebih profesional untuk blog kamu.

Kenapa domain ini sangat layak untuk dicoba? Dibawah ini deuxly bedah tiga alasan utamanya:

1. Domain Gratisan yang Stabil

Poin pertama yang bikin eu.org istimewa adalah reputasinya. Berbeda dengan domain gratisan lain (seperti .tk atau .ga) yang sering tiba-tiba ditarik kembali atau bermasalah, eu.org dikenal sangat stabil karena dikelola oleh organisasi nirlaba yang independen. Bayangin, layanan ini udah bertahan lebih dari 25 tahun tanpa ngambil biaya sepeser pun dari penggunanya. Ini adalah bukti nyata komitmen mereka dalam mendukung kebebasan internet bagi siapa saja.

2. Tanpa Biaya Seumur Hidup

Ini dia poin favorit semua orang: 100% Gratis. Ngga ada biaya pendaftaran, ngga ada biaya perpanjangan domain yang nyebelin, dan pastinya ngga ada biaya tersembunyi lainnya. Kamu bisa menggunakan domain eu.org selamanya tanpa takut tagihan tahunan. Bagi kamu, blogger pemula, yang masih belum yakin buat beli domain TLD, domain ini adalah solusi yang paling cocok sebelum membeli domain dan alasan yang paling masuk akal untuk memulai proyek digitalmu.

3. Fitur Domain Premium & SEO Friendly

Jangan remehkan status gratisannya. Domain eu.org memberikan fleksibilitas yang luar biasa. Kamu ngga dipaksa buat menggunakan nameserver bawaan yang terbatas; sebaliknya, kamu wajib pakai layanan DNS pihak ketiga. Artinya, kamu bebas mau menghubungkannya ke layanan canggih seperti Cloudflare untuk dapatin SSL gratis dan keamanan ekstra. Selain itu, karena sejarahnya yang panjang dan bersih dari spam massal, domain ini cenderung lebih ramah di mata mesin pencari dibandingkan domain gratisan lainnya, sehingga artikelmu lebih mudah muncul di halaman pencarian Google.

Persiapan Wajib Sebelum Daftar Domain EU.org

Sebelum kita terjun langsung ke formulir pendaftaran domain eu.org, ada beberapa hal yang harus kamu siapkan lebih dulu. Jangan sampai pas lagi semangat-semangatnya ngisi data, eh malah stuck di tengah jalan atau parahnya langsung ditolak sistem karena kurang persiapan.

Mendapatkan domain gratis dari eu.org itu sedikit unik dan berbeda dengan membeli domain TLD biasa seperti .com atau .id. Mereka ngga nyediain dashboard pengelolaan DNS bawaan. Jadi, biar prosesnya mulus sekali jalan, pastikan kamu udah mencentang tiga poin berikut ini:

1. Siapkan Layanan DNS Pihak Ketiga (Wajib!)

Ini adalah poin paling vital. Pihak eu.org mewajibkan kamu untuk memasukkan nameserver yang aktif saat mendaftar. Artinya, kamu tidak bisa mendaftar dulu baru cari hosting belakangan. Server DNS-nya harus sudah ready.

Saran terbaik saya? Gunakan Cloudflare. Selain gratis, Cloudflare sangat cepat dalam propagasi DNS. Cukup bikin akun di Cloudflare, pilih opsi Add Site untuk nanti ketika masukin calon domain eu.org kamu. Tanpa nameserver yang valid dan aktif, permohonan domain pasti 100% akan gagal.

2. Data Diri yang Valid untuk NIC Handle

Eu.org sangat selektif untuk menghindari spam. Jangan sekali-kali menggunakan nama samaran yang asal-asalan atau alamat palsu saat membuat akun (NIC Handle). Gunakan nama lengkap dan alamat yang terlihat nyata.

Pastikan juga kamu pakai alamat email aktif yang sering dibuka. Kenapa? Karena verifikasi dan notifikasi persetujuan akan dikirim ke sana. Jika data kamu terlihat mencurigakan seperti bot, atau nama domain ilegal, admin eu.org pasti bakalan nolak permintaan request domain tanpa penjelasan.

3. Tentukan Nama Domain yang Unik dan Tersedia

Karena ini gratis, persaingannya juga cukup ketat. Nama-nama pasaran atau kata kunci umum biasanya udah diamankan oleh orang lain. Sebelum daftar, luangin waktu buat riset nama domain yang unik, brandable, dan belum dipakai.

Kamu ga mau kan udah capek-capek setting DNS di Cloudflare, ternyata pas didaftarin di situs nic.eu.org muncul pesan Domain already taken? Cek ketersediaan nama incaran kamu, dan siapin 1-2 nama domain cadangan sebagai antisipasi.

Setup DNS Cloudflare (Lakukan Ini Duluan)

Sebelum kita melangkah ke pendaftaran di situs nic.eu.org, ada satu hal yang wajib kamu lakukan agar pendaftaranmu sukses. Kita harus menyiapkan DNS Servernya dulu menggunakan Cloudflare. Kenapa harus duluan? Karena sistem eu.org memvalidasi nameserver secara real-time, jadi kalau DNS belum siap, permohonanmu kemungkinan besar akan gagal atau error.

Membuat Akun Cloudflare

Pertama, mari kita buat akun Cloudflare. Kalau kamu belum punya, langsung aja meluncur ke situs resmi Cloudflare dan daftar menggunakan email aktif. Tenang aja, proses cara setting Cloudflare ini 100% gratis dan tidak mewajibkan kamu memasukkan kartu kredit untuk fitur dasarnya. Cukup verifikasi email, dan kamu udah siap ke tahap berikutnya.

Menambahkan Domain ke Cloudflare

Setelah masuk ke dashboard, cari tombol Add a Site. Di sini, masukin nama domain yang ingin kamu daftarkan nanti, misalnya tutorialhugo.eu.org. Pastikan kamu mengetik nama domain lengkap termasuk akhiran .eu.org nya. Setelah itu, pilih plan atau paket yang Free (biasanya ada di bagian paling bawah), lalu klik Continue. Cloudflare akan memindai DNS sebentar, abaikan aja record yang kosong, dan teruskan sampai tahap akhir.

Mencatat Nameserver Cloudflare

Di halaman terakhir, Cloudflare akan memberimu dua baris Nameserver Cloudflare yang unik, contohnya seperti arya.ns.cloudflare.com dan sara.ns.cloudflare.com. Salin dan catat kedua alamat ini di Notepad atau catatan HP. Jangan sampai hilang! Nameserver inilah kunci utama yang akan kita tempelkan di formulir pendaftaran agar domain kamu langsung aktif dan terverifikasi.

Cara Daftar Akun di nic.eu.org

Langkah pertama untuk mendapatkan domain gratis adalah membuat akun dulu di situs penyedianya. Proses pendaftaran di nic.eu.org sebenarnya cukup mudah, mirip seperti daftar akun media sosial pada umumnya, tapi dengan tampilan yang memang jadul alias klasik.

Kunci keberhasilannya ada di ketelitian saat mengisi data.

Mengisi Formulir Pendaftaran

Pertama, langsung aja meluncur ke situs resmi mereka di nic.eu.org dan cari tombol atau menu bertuliskan Register atau Sign-up.

cara mendapatkan domain eu.org

Di sini, kamu akan diminta untuk mengisi beberapa data diri standar. Pastikan mengisi nama lengkap, alamat e-mail yang aktif, dan alamat rumah dengan benar.

cara mendapatkan domain eu.org

Saat mengisi detail kontak, jangan lupa untuk mencentang opsi Private jika tersedia. Ini fitur krusial agar data pribadi kamu seperti nomor telepon atau alamat rumah ngga terpampang secara publik di data WHOIS nantinya. Privasi itu penting, kan?

Setelah semua kolom terisi, buatlah password yang kuat tapi mudah diingat. Terakhir, jangan lupa centang kotak persetujuan yang biasanya berbunyi I have read and I accept the domain policy sebagai tanda kamu setuju dengan aturan main mereka, lalu klik tombol Create untuk mengirim formulir.

cara mendapatkan domain eu.org

Verifikasi Email

Setelah klik tombol daftar, jangan bengong nunggu di halaman websitenya. langsung buka kotak masuk email. Caril email baru dari pengirim bernama NIC.eu.org atau alamat seperti [email protected]. Kalau ngga ada di inbox, coba cek folder Spam, karena seringkali email otomatis gini nyasar ke sana.

Di dalam email tersebut, kamu akan nemuin sebuah tautan atau tombol bertuliskan Validate. Klik tautan itu untuk mengaktifkan akun.

Nah, ini bagian yang paling sering terlewat: di dalam email verifikasi itu, pihak nic.eu.org juga menyertakan sebuah kode unik yang disebut nic-hdl atau handle (biasanya berakhiran -FREE, contohnya: AB123-FREE). Catat dan simpan kode ini baik-baik! Kode handle inilah yang akan kamu gunakan sebagai username untuk login nanti, bukan pakai email.

Mengajukan (Request) Domain Eu.ORG Baru

Oke, setelah akun NIC handle kamu berhasil dibuat dan login sukses, sekarang saatnya kita masuk ke menu utama: mengklaim domain eu.org impianmu.

Proses ini sebenarnya ngga sulit, tapi butuh ketelitian ekstra karena antarmuka situs eu.org yang sangat klasik. Jangan sampai salah klik atau salah isi kalau ga mau request kamu ditolak mentah-mentah sama sistem. Ikuti langkah berikut ini.

Input Nama Domain dan Nameserver

Langkah pertama, klik menu New Domain di dashboard.

cara membuat domain eu.org

Di sini kamu akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran. Pada kolom nama domain, ketikkan nama domain yang kamu inginkan, misalnya bloghugo.eu.org. Ingat, jangan pakai www atau http di depannya, ya.

cara mendapatkan domain gratis eu.org

Nah, bagian paling krusial adalah Nameservers. Berbeda dengan beli domain .com di penyedia lokal yang bisa parkir otomatis, di eu.org kamu wajib udah punya hosting DNS atau nameserver yang aktif terlebih dahulu.

Kamu bisa menggunakan layanan DNS gratisan seperti ClouDNS , 1984 Hosting , Hostry atau kalau udah jago, bisa langsung tembak ke Cloudflare (jika metode add site berhasil). Masukkan alamat NS1, NS2, dan seterusnya dari penyedia DNS tersebut ke kolom yang tersedia. Pilih metode pengecekan Server-based agar sistem eu.org bisa memverifikasi bahwa nameserver tersebut beneran ngarah ke domain yang kamu ajukan.

Disini saya contohkan pakai Hostry

konfigurasi dns domain eu.org

cara membuat domain eu org

Verifikasi Email

Setelah tombol submit ditekan, jangan langsung tutup tab browser kamu. Sistem eu.org biasanya akan mengirimkan sebuah email konfirmasi untuk memastikan bahwa kamu adalah manusia asli, bukan bot yang sedang spamming domain gratisan.

Cek kotak masuk email yang kamu gunakan saat daftar. Kalau ga ada di Inbox, coba cari lagi difolder Spam, karena email dari server lama sering nyasar ke sana. Di dalam email tersebut, biasanya ada tautan validasi atau instruksi untuk membalas email gunanya untuk menyetujui permintaan pendaftaran. Lakukan sesuai instruksi secepatnya. Setelah itu, status domainmu akan masuk ke antrean review admin. Di tahap ini, kuncinya cuma satu: sabar. Proses persetujuan bisa memakan waktu beberapa jam, hari, bahkan minggu karena dikelola secara manual oleh relawan.

Solusi Error: No Valid Nameservers Found (Troubleshooting)

Ini dia yang paling sering bikin pendaftar domain eu.org kesal. Kalau saat submit kamu mendapat pesan error bertuliskan No valid nameservers found atau Nameservers check failed, jangan panik dulu. Itu bukan berarti domainnya udah diambil orang.

Error ini muncul karena sistem eu.org gagal mendeteksi zone record di nameserver yang kamu masukkan. Di eu.org, kamu harus membuat Zone Domain terlebih dulu di penyedia DNS sebelum mendaftarkannya di eu.org.

Pastikan kamu udah Add Zone atau Add Site di penyedia DNS seperti ClouDNS dengan nama domain persis bloghugo.eu.org. Tunggu beberapa menit agar propagasi DNS berjalan. Setelah itu, coba lakukan submit ulang di eu.org. Jika masih gagal, pastikan tidak ada typo pada alamat NS yang kamu masukkan. Intinya, server DNS kamu harus siap menjawab panggilan dari eu.org saat mereka melakukan pengecekan.

Masa Penantian (Approval)

Setelah semua langkah pendaftaran selesai, sekarang saatnya masuk ke tahap yang paling menguji kesabaran: menunggu persetujuan alias approval. Tenang, ini adalah bagian normal dari proses mendapatkan domain gratis, jadi jangan buru-buru panik kalau belum ada kabar dalam waktu dekat.

Berapa Lama Proses Approval eu.org di 2025?

Jujur aja, durasi approval itu sangat bervariasi dan sedikit misterius. Ngga ada patokan waktu yang pasti seperti saat kita beli domain berbayar yang langsung aktif dalam hitungan detik. Di tahun 2025 ini, berdasarkan pengalaman banyak pengguna di forum-forum webmaster, prosesnya bisa memakan waktu mulai dari 2 minggu hingga 3 bulan, bahkan 6 bulan.

Ada yang beruntung dapat persetujuan dalam hitungan hari, tapi ada juga yang harus rela menunggu berbulan bulan. Kuncinya cuma satu: sabar. Ingat, ini adalah layanan gratis yang dikelola oleh organisasi nirlaba dengan sumber daya terbatas, jadi wajar jika proses verifikasinya manual dan memakan waktu. Anggap aja ini biaya waktu yang harus dibayar untuk mendapatkan domain gratis selamanya.

Ciri-Ciri Domain udah Disetujui

Nah, sambil nunggu, bagaimana cara kita tau kalau domain kita udah disetujui? Jangan sampai approval udah turun tapi kita malah ngga sadar. Berikut adalah tanda-tanda pastinya:

  1. Email Notifikasi: Ciri paling jelas adalah masuknya email resmi dari pihak eu.org ke kotak masuk kamu. Judulnya biasanya simpel, berisi konfirmasi bahwa permohonan domain kamu telah disetujui. Pastikan rajin cek folder Spam atau Promotions ya, siapa tahu nyasar ke sana.

  2. Status di Dashboard: Jika kamu login ke akun eu.org, domain yang udah disetujui akan muncul di daftar domain aktif. Statusnya akan berubah dan kamu udah bisa mulai rombak pengaturan DNS-nya.

  3. Cek Whois: Cara lain adalah dengan melakukan pengecekan melalui layanan Whois. Jika domain kamu udah muncul dengan data kepemilikan atas nama kamu, Selamat! Domain tersebut resmi jadi punya kamu.

Daripada nunggu tanpa hasil, kamu bisa mulai nyiapin konten blog atau website di localhost atau platform lain. Begitu domain udah di-approve, kamu tinggal sambungkan dan blog impian dengan domain eu.org siap tanpa expired (Gratis Selamanya!)

Cara Menghubungkan Domain EU.ORG (Setelah Aktif)

Selamat! Kalau kamu udah sampai di tahap ini, berarti domain incaran udah resmi aktif. Lega rasanya, ya? Tapi jangan senang dulu, karena domain yang aktif itu ibarat kunci rumah yang baru kamu pegang; belum bisa dipakai kalau belum dipasang di pintunya.

Menghubungkan domain memang gampang-gampang susah. Gampang kalau tau caranya, susah kalau salah masukin nameserver. Tapi tenang, saya bakal pandu kamu langkah demi langkah biar blog impianmu bisa segera tayang dengan domain baru yang keren.

Custom Domain Eu.org ke Blogger (Blogspot)

Bagi pengguna Blogger, menghubungkan custom domain adalah langkah wajib biar blog kita ngga terlihat seperti blog gratisan selamanya. Kabar baiknya, eu.org sangat bersahabat dengan Blogspot.

Pertama-tama, masuk ke dashboard Blogger, lalu pilih menu Setelan (Settings). Scroll ke bawah sampai ketemu bagian Publikasi (Publishing), lalu klik Domain kustom (Custom domain).

cara custom domain eu.org di blogger

cara custom domain eu.org di Blogspot

Di sini, masukkan nama domain lengkap dengan www di depannya kalo gadimasukin www bakal error kaya gambar di atas. (contoh: www.namablog.eu.org). Klik Simpan, dan kamu akan melihat pesan error merah. Jangan panik! Pesan error ini justru berisi detail penting berupa dua CNAME record yang harus kamu salin.

cara custom domain blogger

Langkah selanjutnya adalah masuk ke panel kontrol domain kamu (atau hostry jika kamu menggunakannya sebagai perantara DNS, yang sangat disarankan). Buat dua CNAME record baru sesuai data dari Blogger tadi. Record pertama biasanya mengarah dari www ke ghs.google.com, dan record kedua adalah kode unik acak untuk verifikasi kepemilikan. Setelah itu, jangan lupa tambahkan empat A record Google:

216.239.32.21
216.239.34.21 
216.239.36.21 
216.239.38.21

agar domain kamu bisa diakses tanpa www. Tunggu proses propagasi domain (bisa 5 menit sampai 24 jam), lalu kembali ke Blogger dan klik Simpan lagi. Aktifkan juga opsi HTTPS agar blog SSL dari blogger aktif dan disukai Google.

Menghubungkan ke Hosting/WordPress

Kalau kamu menggunakan self-hosted WordPress atau hosting cPanel lainnya, prosesnya sedikit berbeda tapi sebenarnya lebih simpel. Kuncinya ada di Nameserver (NS).

Langkah pertama, cek email Welcome dari penyedia hosting kamu. Di sana pasti ada informasi Nameserver hosting tersebut, biasanya formatnya seperti ns1.namahosting.com dan ns2.namahosting.com.

cara custom domain eu.org di WordPress

Salin nameserver ini. Kemudian, login ke akun eu.org kamu (nic.eu.org), cari domain kamu di daftar, dan klik menu Nameservers. Hapus nameserver bawaan (jika ada) dan tempelkan nameserver dari hosting kamu tadi. Jangan lupa pilih metode check ke No check biar prosesnya lebih lancar, lalu klik Submit.

cara custom domain eu.org di wordpress dari hosting

Setelah nameserver diubah, pengaturan sekarang ada di tangan hosting kamu. Masuk ke cPanel, cari menu Addon Domain atau pastikan domain utama udah sesuai saat instalasi WordPress. Kalau DNS udah menyebar (propagasi), instalasi WordPress kamu akan otomatis bisa diakses melalui domain yang baru. Selesai! Blog profesional kamu dengan domain gratis siap tayang di google.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Setelah tau cara mendapatkan domain gratis, biasanya muncul Pertanyaan para blogger.

Ah, masa sih domain gratisan sebagus itu? Jangan-jangan ada udang di balik batu.

Wajar kok kalau kamu kurang percaya. Di dunia internet, barang gratisan memang seringnya identik sama kualitas yang rendah. Tapi tenang aja, khusus untuk domain eu.org, kita akan kupas tuntas mitos-mitos yang sering dibahas supaya kamu makin yakin buat move on dari subdomain bawaan.

Apakah Domain eu.org Bisa Daftar Google AdSense?

Ini adalah pertanyaan yang paling sering muncul. Jawabannya singkat, padat, dan jelas: Bisa banget!

Banyak yang mengira kalau domain gratisan otomatis ditolak oleh Google AdSense. Padahal, Google melihat domain ini sedikit berbeda dibandingkan subdomain gratisan lainnya. Di mata Google, eu.org diperlakukan layaknya domain TLD (Top Level Domain) biasa.

Jadi, saat kamu mendaftarkan blog kamu di dashboard AdSense, kamu bisa memasukkannya sebagai root domain (misalnya: situsku.eu.org), bukan sebagai subdomain. Ini memberikanmu kontrol penuh layaknya kamu menggunakan domain berbayar seperti .web.id my.id .com atau .net.

Namun, perlu diingat. Diterima atau tidaknya AdSense itu lebih bergantung pada kualitas konten dan navigasi blog kamu. Selama tulisanmu original dan bukan plagiat, bermanfaat, dan tidak melanggar kebijakan, domain ini siap untuk didaftarkan adsense dan bisa monet tanpa masalah.

Apakah Bagus untuk SEO?

Mitos yang sering beredar di internet diantaranya: kalau domain gratisan susah masuk halaman pertama Google alias ngga SEO friendly. Benarkah?

Faktanya, mesin pencari seperti Google ngga mendiskriminasi ekstensi domain, selama domain tersebut tidak punya riwayat spam. Kabar baiknya, eu.org dikelola dengan cukup ketat sejak tahun 90-an, sehingga reputasinya di mata Google jauh lebih bersih dibandingkan domain gratisan lain seperti .tk .ga .cf .ml yang udah ga aktif lagi

Blog dengan akhiran eu.org bisa bersaing ketat di SERP (Search Engine Results Page). Banyak pakar SEO yang membuktikan bahwa kecepatan indexing artikel di domain ini sama cepatnya dengan domain berbayar.

Jadi, jangan salahkan domainnya kalau blog sepi pengunjung. Kalau kamu menerapkan teknik SEO on-page yang benar, riset kata kunci yang tepat, dan membangun backlink berkualitas, blog eu.org kamu punya potensi besar untuk nongki di peringkat satu. Ingat, di mata SEO, konten tetaplah raja, apa pun akhiran domainnya.

Sedikit Tips: Kuncinya adalah kesabaran dan setting DNS yang benar di awal.
0
Cara Mendapatkan Domain EU.ORG Cepat Di-Approve
Cara Mendapatkan Domain EU.ORG Cepat Di-Approve

Banyak blogger ragu berpindah ke custom domain karena takut traffic anjlok atau kehilangan posisi di …

Bagikan Artikel Deuxly ke:
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Komentar (0)

Paste kode HTML/Script di sini untuk di-parse (Encode).
Membalas: ...
Guest
Support Markdown
Memuat komentar...