Belajar Markdown adalah langkah penting kalau kamu sering menulis dokumentasi, artikel blog, atau README di GitHub. Markdown dipilih karena sederhana, ringan, dan mudah dibaca, bahkan tanpa perlu editor khusus.
Buat pemula, Markdown sering terlihat asing di awal. Tapi sebenarnya, kalau kamu sudah terbiasa menulis teks biasa, belajar Markdown itu cuma soal menambahkan sedikit simbol supaya tulisan kamu lebih rapi dan terstruktur.
Markdown banyak dipakai karena fleksibel dan bisa dibaca baik dalam bentuk mentah maupun hasil render. Inilah alasan kenapa Markdown jadi standar di GitHub dan blog statis.
Daftar Isi
Apa Itu Markdown?
Markdown adalah bahasa markup ringan yang dibuat supaya orang bisa menulis dokumen terformat tanpa ribet HTML. File Markdown biasanya berekstensi .md dan bisa dibuka di hampir semua text editor.
Markdown banyak digunakan di:
- GitHub (README, issue, pull request)
- Blog statis seperti Hugo dan Jekyll
- Dokumentasi proyek
- Catatan pribadi
Dasar-Dasar Markdown yang Wajib Dikuasai
Heading
# Heading 1
## Heading 2
### Heading 3Gunakan heading secara berurutan supaya struktur artikel rapi dan SEO-friendly.
Bold dan Italic
**teks tebal**
*teks miring*List
- Item satu
- Item dua
- Sub item
1. Langkah pertama
2. Langkah kedua
3. Langkah ketigaLink dan Gambar
[Belajar Markdown](https://example.com)
Gunakan alt text yang jelas karena berpengaruh ke SEO dan aksesibilitas.
Inline Code dan Code Block
Gunakan perintah `git status`git clone https://github.com/user/repo.git
cd repo
npm installBlockquote
> Markdown itu simpel, tapi sangat powerful.Tabel
| Nama | Fungsi |
|----------|---------------|
| Markdown | Format teks |
| HTML | Bahasa markup |Tools dan Editor Markdown
Beberapa tools yang sering dipakai untuk menulis Markdown:
- VS Code + Markdown Preview
- Obsidian
- Typora
- StackEdit
Contoh Penggunaan Markdown
Markdown untuk README GitHub
# Nama Project
Deskripsi singkat
## Cara Install
## Cara Pakai
## KontribusiMarkdown cocok buat README karena rapi, ringan, dan didukung penuh oleh GitHub.
Markdown untuk Artikel Blog
Markdown sering dipakai di blog statis karena kamu bisa fokus ke isi tanpa ribet styling.
Kesalahan Umum Pemula
- Heading lompat level
- Lupa baris kosong antar paragraf
- Indentasi list tidak konsisten
- Campur Markdown dan HTML tanpa alasan
Penutup
Belajar Markdown itu investasi kecil dengan manfaat besar. Setelah terbiasa, kamu bisa menulis dokumentasi, artikel, dan catatan dengan jauh lebih cepat dan rapi.
Kalau kamu sudah bisa bikin README GitHub yang jelas dan artikel yang enak dibaca, berarti Markdown kamu sudah jalan.



